Caringin– Umumnya partai politik peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, PPP Kabupaten Bogor pun tengah bersiap-siap tuk menyongsong pesta demokrasi rakyat lima tahunan.
Tidak saja menargetkan kemenangan tuk agenda Pemilu Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Legislatif (Pileg), namun Pemilihan Bupati Bogor dan Wakilnya menjadi bagian fokus agenda partai berlambang Ka’bah tersebut.
Seperti diungkapkan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Bogor, Usep Supratman, mengungkapkan bahwa, partainya tengah memetakan kekuatan untuk mencapai target penambahan Raihan kursi di DPRD Kabupaten Bogor, peta politik menuju Pilpub Bogor mendatang.
“Kalau PPP itu jelas akan harlah pada 11 Februari akan mengadakan kegiatan. Dan bagaimana 2024 PPP harus menang, termasuk Pileg. Karena untuk Pilbup harus 11 kursi di Dewan ,”ungkap Usep Supratman yang juga Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, kepada wartawan saat menghadiri tasyakuran Kantor Kecamatan Caringin, Rabu (18/1/2024).
Wakil rakyat yang berangkat dari Dapil Tiga itu melanjutkan, jika untuk Pilbup nanti, Bupati Bogor non aktif Ade Yasin yang tersandung persoalan kasus hukum, masih menjadi rujukan sosok yang akan diusung PPP.
“Kalau itu belum berubah sesuai kesepakatan sebelumnya, jika kita mengusung Bu Ade Yasin untuk Bupati dua periode. Saat ini kan belum ingkrah, kami optimis,”lanjut Usep.
Nah, ketika disinggung figurnya
masuk dalam radar bursa Calon Bupati Bogor, hingga PAN Kabupaten Bogor pun meliriknya, Usep pun dengan tegas menjawab, lain soal ketika PPP Pusat memberi rekomendasi.
” Kalau direkomendasi partai, sebagai petugas partai itu harus siap-siap. Karena keputusan itu ada di partai, bukan di Usep yang memutuskan,” jawabnya.
Sebelumnya, Ketua DPD PAN Kabupaten Bogor mengakui, jika nama Usep Supratman mengisi rekomendasi figur-figur untuk diusung sebagai Calon Bupati Bogor yang disodorkan dalam Rakerda PAN. Kendati demikian, Usep Supratman, tetap memilih PPP.
“Itu (Usep) salah satu usulan nama yang direkomendasikan pada waktu RAKERDA DPD PAN Kabupaten Bogor dari unsur KIB nya tapi bukan mengusung. Kalau mengusung itu kan nanti pada waktu penetapan pasangan pilkada,” kata Arif Abdi, Kamis (13/10/2022).







