Puluhan Pemuda Muarajaya ditempa Jadi Pemandu Rafting Handal

 

Bogor– Puluhan pemuda-pemudi di Desa Muarajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor mengikuti pelatihan guide arung jeram (rafting) dan pelatihan strategi bisnis inovatif. Kegiatan itu merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah desa, karang taruna, PT Senyum Untuk Negeri (SUN), mitra PT Tirta Investama Plant Caringin (AQUA), lembaga desa, serta operator rafting Grand Titik Kumpul.

“Kami ingin warga sekitar, terutama para pemuda di desa ini bisa terlibat dalam kegiatan wisata arung jeram. Makanya mereka diberikan pembekalan dasar seputar rafting, termasuk soal strategi marketing,” kata Saprudin Jepri, Owner Grand Titik Kumpul, Sabtu (25/10/2025).

Lanjut dia, pelatihan tersebut sangat bermanfaat dan edukatif, terutama bagi para pemuda yang belum memiliki pekerjaan karena terkendala latar belakang pendidikan.

“Nah, pelatihan ini bisa menjadi wadah bagi mereka untuk mengembangkan potensi diri. Nanti setelah mereka menguasai materi atau piawai kan bisa menjadi ladang penghasilan,” tambahnya.

Lebih lanjut mantan Ketua Apdesi Kabupaten Bogor ini menyatakan siap mengakomodir berbagai kegiatan atau program dari unsur wilayah setempat, baik dari unsur kepemudaan atau karang taruna ataupun pemerintah desa.

“Kita siap memfasilitasi anak-anak muda di desa ini yang ingin mengembangkan potensi di bidang arung jeram ataupun kegiatan positif lainjya. Intinya tempat ini selalu terbuka bagi siapapun yang ingin berkembang,” tandas salah satu tokoh kharismatik di wilayah Selatan Kabupaten Bogor ini.

Di tempat yang sama, Kepala Desa (Kades) Muarajaya Awan Hermawan turut memotivasi peserta kegiatan. Ia meminta para pemuda mengemvbangkan potensi yang mereka miliki, terlebih ada operator yang menyatakan siap memfasilitasi berbagai kegiatan di wilayah.

“Kesempatan dan peluang tidak selalu datang. Karena itu, terus kembangkan potensi yang mereka miliki, salah satunya melalui kegiatan pelatihan seperti ini. Apalagi dalam kegiatan ini mereka tidak hanya mengikuti teori, tapi bisa praktik langsung,” ujar kades diamini Janten Firmansyah, Ketua Badan Perkusyawaratan Desa (BPD) Muarajaya.

Selain menghadirkan sejumlah pemateri, kegiatan tersebut juga melibatkan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, unsur pemerintahan serta unsur terkait lainnya. Selanjutnya para peserta akan mengikuti jenjang kegiatan lainnya, hingga ke tahap sertifikasi.

“Setelah ini, mereka akan terus kita tempa hingga benar-benar menguasai dan siap menjadi pemandu atau rescue handal yang siap ditempatkan di operator-operator rafting yang ada di Kecamatan Caringin,” pungkas Sunardi atau Acun, pemateri kegiatan sekaligus Ketua Paguyuban Rafting Caringin.

Sementara itu, Hajrul EfFeundi, Ketua RW setempat menyambut antusias kegiatan yang kali pertama digelar di Desa Muarajaya. Ia berharap, kegiatan ini bisa mencetak pemandu atau rescue handal. Meski baru pertama kali digelar, namun menurutnya antusias pemuda cukup tinggi.

Hal itu kata dia, dibuktikan dengan jumlah pendaftar yang melebihi kuota yang sudah ditentukan sebelumnya yang hanya 50 orang, nyaris mencapai 100 peserta.

“Kalau mereka sudah jadi, kita enggak perlu repot cari pemandu atau rescue dari luar lagi. Makanya saya sangat mendukung kegiatan ini agar bisa turut mengangkat taraf perekonomian warga. Terima kasih AQUA Caringin dan PT SUN,” ujarnya menambahkan.

Zunge

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *