Tiga Kendaraan Fuso Terungkap Melangsir Solar Di SPBU Wilayah Natar Sempat Diakui Milik Oknum YN Diduga Masih Beroprasi

SabaBogor.My.Id  | Lampung – Aksi para mafia BBM bersubsidi kembali terpantau secara nyata di lapangan.

Kali ini tak tanggung – tanggung modus yang digunakan para mafia BBM subsidi menggunakan kendaraan skala besar jenis Fuso untuk menguras BBM subsidi di SPBU.

“Seperti yang terpantau tim media pada (20/12/2025) terlihat di salah satu SPBU yang berada di wilayah Natar terdapat tiga kendaraan jenis Fuso yang mencurigakan diduga menggunakan tengki siluman dengan modus operandi gunakan barcode siluman yang menyerupai kendaraan keluar masuk SPBU.

Ciri – ciri kendaraan pun terlihat seragam dengan umumnya memudahkan para pelaku mafia BBM subsidi dengan mudah melabuhi petugas SPBU dengan mengunakan kendaraan jenis Fuso yang mana hampir semua jenis Fuso di keluarkan oleh pabrik warna dan tampilannya di buat dengan serupa lebih mudah untuk mendapatkan barcode yang sama .

“Pengamat Kebijakan Publik Dr. Ir. Subhan Syarief MT saat dimintai tanggapannya”menilai antrian panjang yang terjadi di wilayah Natar hampir dikuasai keseluruhannya dengan kendaraan jenis Fuso disebabkan pelaku mafia bbm subsidi kini banyak menggunakan dan memanfaatkan jenis Fuso yang sulit terdeteksi PT Pertamina dalam penyalahgunaan barcode .

Menurutnya, fenomena ini bukan semata soal keterlambatan suplai atau peningkatan konsumsi melainkan disebabkan karena faktor banyaknya kendaraan Fuso yang terlihat ramai di sejumlah SPBU di pergunakan oleh mafia BBM untuk melangsir BBM solar subsidi yang semestinya untuk BBM perjalanan pengiriman barang perusahaan atau ekspedisi.

Pengamat Kebijakan Publik Dr. Ir. Subhan Syarief MT menilai kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah daerah termasuk Banjarmasin, Kalimantan Selatan disebabkan oleh mafia migas.

“Jika ditinjau dari perspektif tata kelola migas dan pemantauan pemeriksaan pengunaan barcode skala kendaraan berjenis Fuso yang kerap disertai antrian panjang ,mengindikasikan adanya market disruption anomaly, situasi ketika distribusi tidak sepenuhnya dikendalikan oleh negara, tetapi terpengaruh oleh kepentingan kelompok tertentu,” kata Subhan saat di hubungi wartawan

Terkait hal itu ia meminta ,PT Pertamina dan Tim Nataru bersama Aparat Penegak Hukum untuk melakukan peninjauan ke beberapa SPBU yang ada di wilayah Natar melakukan pengecekan secara teliti pengunaan barcode yang digunakan kendaraan jenis fuso yang sedang melakukan pengisian BBM subsidi.tegasnya.

‘Yang mana dalam pemberitaan yang dimuat awak media menemukan adanya dua kendaraan Mitsubishi Fuso 220PS 4X2 berwarna Orange salah satu kendaraan memiliki warna hitam pada bagian belakang terdapat tiang rol besi pada bagian atas bak dan satu kendaraan Fuso jenis Hino Lohan berwarna hijau terdapat variasi topi kanopi dibagian atas diduga kuat melakukan pengecoran solar subsidi di salah satu SPBU yang terdapat di jalan lintas Sumatera Natar dengan menggunakan barcode siluman agar tidak terpantau sistem dan menimbulkan kecurigaan petugas SPBU serta pengendara lain yang berada di lokasi plat nopol ketiga kendaraan tersebut dibuat tak jelas terpasang hanya satu nopol dibagian depan tanpa tartup dibagian bak atas ketiga kendaraan tersebut.

Dugaan ketiga kendaraan Fuso yang melakukan pengecoran tengki sudah modifikasi tersebut dikabarkan milik warga bernama irawan dan sempat diakui oleh oknum inisial YN yang sebelumnya sempat menghubungi wartawan meminta untuk di tekdown.

“Tolong bang di bantu untuk di tekdown mobil itu milik saya yang membawa kendaraan Fuso tersebut masih saudara.minta YN kepada media .(Tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *